Perkembangan teknologi telekomunikasi di dunia terjadi dengan sangat pesat dikarenakan kebutuhan untuk berkomunikasi dan bertukar data dengan cepat, mudah dan mobile. Salah satu teknologi komunikasi yang sedang mulai banyak diimplementasikan, khususnya di Indonesia adalah teknologi wireless 3G (Third Generation) atau generasi ketiga untuk komunikasi selular. Teknologi wireless 3G atau generasi ketiga untuk komunikasi selular merupakan teknologi komunikasi yang berevolusi dan berkembang karena tuntutan teknologi komunikasi yang memerlukan pertukaran data yang besar, cepat dan dapat digunakan dimana saja atau mobile. Tetapi sebelum membahas teknologi wireless 3G, kita harus memahami sedikit cara kerja berdasarkan modulasinya yang umum digunakan dalam teknologi komunikasi seluler yang akan menjadi dasar perbedaan kemampuan pada teknologi komunikasi pada tiap generasi sebelum teknologi 3G (0G, 1G, 2G, 2.5G) dan sedikit membahas pengembangan teknologi setelah 3G (3.5G dan 4G).
A. Teknologi Generasi Awal / Zero Generation (0G)
Generasi awal (0G) atau Mobile radio telephone ini merupakan teknologi telepon selular modern permulaan, dimana menggunakan jaringan gelombang radio (radio telephone) khusus (terpisah dan tertutup dengan jaringan lain yang sejenis) dengan jangkauan jaringan yang terbatas dan dapat terhubung dengan jaringan telepon umum biasa. Dipergunakan biasa pada mobil dan truk agar dapat berko munikasi dengan jaringan telepon biasa. Mobile radiot elephone ini dikenal dengan nama dagang WCCs (Wireline Common Carriers, AKA telephone companies), RCCs (Radio Common Carriers), and two-way radio dealers. (prinsipnya seperti jaringan komunikasi Polisi atau Taxi (walkie-talkie), hanya saja Mobile radio telephone ini mempunyai nomor telepon tersendiri dan terhubung dengan jaringannya tersendiri).
B. Teknologi Generasi Pertama (1G)
Generasi pertama atau 1G merupakan teknologi handphone pertama yang diperkenalkan pada era 80-an dan masih menggunakan sistem analog. Generasi pertama ini menggunakan teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA). Teknik ini memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu sel untuk digunakan masing-masing pelanggan disel tersebut,sehingga setiap pelanggan saat melakukan pembicaraan memiliki frekuensi sendiri (prinsipnya seperti pada stasiun radio dimana satu stasiun radio hanya menggunakan satu frekuensi untuk siarannya).
C. Teknologi Generasi Kedua (2G)
Teknologi generasi kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah mnggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA)dalam teknik komunikasinya.
Teknologi GSM (Global System for Mobile Communications) termasuk dalam generasi 2G dimana pada awalnya dibentuk dan hanya digunakan untuk kawasan di Eropa dan Asia.
Teknologi GSM (Global System for Mobile Communications) termasuk dalam generasi 2G dimana pada awalnya dibentuk dan hanya digunakan untuk kawasan di Eropa dan Asia.
D. Teknologi Generasi Dua Setengah (2,5G)
Teknologi 2.5G merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data. Untuk yang berbasis GSM teknologi 2.5G di implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN, sedangkan yang berbasis CDMA diimplementasikan dalam CDMA2000 1x.
E. Teknologi Generasi Ketiga (3G)
Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui dan merupakan kumpulan para ahli dan pelaku bisnis yang berkompeten dalam bidang teknologi wireless di dunia. 3G Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik,video, atau game semudah memilih channel di TV. Kecepatan setinggi itu juga mampu melayani video conference dan video streaming lainnya.
Yang Termasuk Teknologi 3G :
- EDGE (Enhanced Data Rates for Global/GSM Evolution)
- W-CDMA (Wideband-Coded Division Multiple Access)
- CDMA2000-1XEV/DV (Evolution/Data/Voice) dan CDMA2000-1 EV-DO(Data Only) dikenal dengan sebutan EVDO
- HSPA (High-Speed Packet Access) yg meliputi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan HSUPA (High Speed Uplink Packet Access).
F. Teknologi Generasi Keempat (4G)
Jaringan 4G (4G network) adalah generasi keempat jaringan nirkabel untuk komunikasi mobile. Jaringan
ini dimaksudkan sebagai solusi jaringan komunikasi yang komprehensif
dan aman dengan kecepatan data yang jauh lebih cepat dari generasi
sebelumnya.
Standar baru seperti WiMax dan Long Term Evolution (LTE) telah
disebut sebagai 4G, meskipun masih terdapat beberapa perdebatan tentang
status mereka.
Jaringan 4G secara spesifik diarahkan untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi dan kecepatan transfer data yang tinggi pula. Jaringan
ini ditujukan untuk memberikan kualitas penerimaan yang lebih baik,
aliran transfer data lebih stabil, serta pertukaran informasi lebih
cepat. International Telecommunication Union (ITU) atau organisasi
yang mengawasi standar untuk jaringan nirkabel menyatakan bahwa
kemajuan signifikan untuk layanan pesan multimedia, termasuk layanan
video, merupakan suatu hal yang harus segera dicapai.
4G mampu
memberikan kecepatan transfer data minimal 100 megabit per detik saat
pengguna bergerak pada kecepatan tinggi (seperti ketika sedang berada di
kereta api), serta sebesar satu gigabit per detik dalam posisi diam.
Ponsel
dan perangkat mobile pada jaringan 4G juga menggunakan teknologi
Internet Protocol (IP) untuk memungkinkan transfer data melalui paket,
alih-alih menggunakan metode telepon tradisional.

