Home » , » Mengenal Perbedaan Hardisk, Flashdisk dan SSD

Mengenal Perbedaan Hardisk, Flashdisk dan SSD

Mengenal Perbedaan Hardisk, Flashdisk dan SSD. Bagi anda yang hendak menyimpan sebuah data ataupun file maka ada beberapa pilihan drive eksternal yang dapat digunakan, diantaranya adalah hardisk, flashdisk, dan ssd. Dari ketiga drive eksternal tersebut tentunya memiliki perbedaan serta kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Untuk lebih mengenal apa saja perbedaannya maka disini akan kami bagikan ulasan seputar perbedaan hardisk, flashdisk, dan ssd. Nah, berikut ulasannya:

Mengenal Perbedaan Hardisk, Flashdisk dan SSD


Perbedaan hardisk, flashdisk, dan ssd

1.    Hardisk
Hardisk adalah sebuah drive eksternal yang mampu menyimpan dan menjalankan file dengan memanfaatkan bantuan dari magnetic head dan piringan disk yang ada didalamnya. Hardisk sendiri pada umumnya diciptakan dengan daya tampung yang cukup besar yaitu antara 100GB hingga 2TB yang mana mampu menyimpan berbagai file dengan kapasitas besar.

Kelebihan lain dari hardisk adalah dapat kompatibel dengan berbagai perangkat seperti misalnya konsol game yang mana hardisk mampu menyimpan dan menjalankan game-game yang disimpan didalamnya dengan lancar.

Namun walaupun demikian hardisk juga memiliki sisi kelemahannya tersendiri, yaitu tidak tahan dengan goncangan dan benturan. Hal ini dikarenakan cara kerja dari hardisk yang mana mengandalkan magnetic head dan piringan disk sehingga apabila terjadi benturan yang menyebabkan magnetic head menggores piringan disk maka besar kemungkinan file tersebut akan mengalami kerusakan.

2.    Flashdisk
Flashdisk adalah sebuah drive eksternal yang mampu menyimpan dan menjalankan berbagai file dengan baik dan efisien. Hal ini dikarenakan flashdisk sendiri memang diciptakan untuk mempermudah para pengguna dalam memindahkan file dari satu perangkat komputer ke perangkat lainnya tanpa harus terbebani dengan alat yang berat dan besar.

Oleh karena itulah pada umumnya flashdisk diciptakan dengan kapasitas yang tidak terlalu besar dan bentuk yang kecil sehingga mudah untuk dibawa kemana-mana. Selain itu, kelebihan lain dari sebuah flashdisk adalah harganya yang relatif terjangkau sehingga siapa saja dapat memilikinya dengan mudah.

Namun walau demikian flashdisk juga memiliki kelemahan, yaitu rentan terkena virus apabila flashdisk tersebut dihubungkan dengan perangkat komputer yang sebelumnya sudah terkena virus. Selain itu, flashdisk juga rentan mengalami bad sector ataupun kerusakan apabila terlalu sering digunakan.

3.    SSD
Solid State Drive atau yang lebih akrab disebut dengan memori SSD adalah sebuah drive eksternal yang mampu menyimpan dan menjalankan file-file dengan berbagai jenis. Saat ini SSD sendiri tengah populer karena terbukti mampu menyimpan dan menjalankan berbagai file secara cepat bahkan melebihi kecepatan hardisk.

Tidak hanya itu, SSD juga diklaim memiliki ketahanan yang lebih baik dibanding hardisk karena SSD tidak akan rusak walaupun terkena goncangan dan benturan. Kemudian kelebihan lain dari SSD adalah bentuknya yang relatif lebih kecil dibanding hardisk sehingga lebih memudahkan pengguna ketika hendak membawanya.

Namun walaupun demikian SSD rupanya juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu terdapat batasan limit penyimpanan sehingga apabila SSD digunakan secara terus menerus dan dalam waktu yang lama maka file yang ada didalamnya tidak dapat dijalankan untuk proses editing melainkan hanya dijalankan untuk proses membaca (read) saja.

Selain itu, kelemahan lain dari SSD adalah rentan terkena bad sector apabila secara tiba-tiba perangkat komputer yang digunakan untuk menjalankan SSD tersebut mati mendadak ketika mati lampu, sehingga file-file yang ada didalamnya pun berpotensi mengalami kerusakan / corrupt. Baca: Cara Memperbaiki MicroSD yang Rusak atau Tidak terbaca

Demikianlah ulasan yang dapat dibagikan seputar informasi dari perbedaan hardisk, flashdisk dan SSD, semoga bermanfaat.